Judul Bahasa Indonesia (Umum): Bible, Qur'an, dan Sains atau Al-Qur'an, Hadits dan Ilmu Pengetahuan Modern (tergantung penerjemahan)
Penulis: Dr. Maurice Bucaille
Penerbit (Asli): Seghers, Paris (1976)
Tahun Publikasi (Asli): 1976
Sinopsis
Buku "Bible, Quran and Science" adalah karya monumental Dr. Maurice Bucaille, seorang dokter bedah Prancis dan ilmuwan yang beralih minat ke studi perbandingan teks-teks suci dengan penemuan ilmiah modern. Dalam buku ini, Bucaille melakukan analisis kritis terhadap Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) dan Al-Qur'an dari perspektif ilmiah.
Poin-poin Utama yang Dibahas:
- Analisis Alkitab (Bible): Bucaille mengkaji berbagai bagian Alkitab, menyoroti apa yang ia sebut sebagai ketidaksesuaian historis dan ilmiah yang signifikan. Ia berargumen bahwa Alkitab telah mengalami banyak perubahan, tambahan, dan distorsi selama berabad-abad, sehingga menyulitkan untuk memastikan keaslian teks aslinya dan konsistensinya dengan fakta ilmiah.
- Analisis Al-Qur'an: Kontras dengan Alkitab, Bucaille mengklaim bahwa Al-Qur'an, setelah melalui penelitian mendalam, tidak mengandung satu pun pernyataan yang bertentangan dengan sains modern yang telah terbukti. Ia secara khusus menyoroti ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas fenomena alam seperti embriologi manusia, siklus air, astronomi, dan geologi, menunjukkan bagaimana deskripsi Al-Qur'an tentang hal-hal ini konsisten atau bahkan mendahului penemuan ilmiah modern.
- Metodologi: Bucaille menekankan pentingnya mempelajari teks-teks suci dengan objektif, melepaskan prasangka dogmatis, dan menggunakan pengetahuan ilmiah sebagai alat verifikasi.
- Tesis Sentral (Hipotesis Bucaille): Kesimpulan utama Bucaille adalah bahwa Al-Qur'an adalah satu-satunya kitab suci yang, berdasarkan pemeriksaan ilmiah yang ketat, terbukti otentik dan bebas dari ketidaksesuaian ilmiah. Ia menganggap ini sebagai bukti asal-usul ilahi Al-Qur'an.
